Workshop tari dan musik Tubaba Menuju Azerbaijan dan Festival Tari Nenemo

Share!

Workshop Tari kali ini terbilang spesial, karena kelompok tari Nenemo sedang mempersiapkan diri untuk tampil dalam 3rd Indonesian Cultural Festival di Baku, Azerbaijan. Koreografer Hartati dengan segenap tim berlatih hingga tengah malam di halaman Sanggar Pakem dan Sesat Agung. Selain itu tari Nenemo tahun ini akan semakin tersebar lebih luas, karena akan membangun infrastruktur baru yakni Festival Tari Nenemo yang bisa diikuti oleh seluruh masyarakat Tubaba dari usia 12 sampai 70 tahun, festival yang juga merupakan bagian dari Festival Tubaba 2018, mengambil venue di sejumlah ruang publik di Tubaba, festival tari nenemo akan menjadi semacam festival dengan presentasi Site Specific Dance.

Pendidikan tari di Tubaba kini juga menyasar pada usia anak-anak, dalam dua hari ini anak-anak di Tubaba belajar menari yang gagasan dasarnya berasal dari gerak Tari Bedana (tari pergaulan muda mudi Lampung), dengan konsep lebih berlatih dan bermain, gerak-gerak yang diciptakan disesuaikan dengan tubuh anak-anak, mereka melakukan sambil bermain. Tari Bedana dipilih karena dianggap tepat dari segi irama yang ceria dan gerak-geraknya yang sederhana sehingga bisa diterima oleh anak-anak. Diikuti oleh 50 anak terciptalah atmosfir yang ceria dalam proses workshop ini, ditemani oleh orang tua mereka seolah-olah keluarga di Tubaba harmonis seluruhnya.

Workshop Musik

Pengenalan dasar timbre (warna bunyi) dan teknik memukul, transformasi ritmik dari rekaman audio ke dalam praktik langsung. Kemudian belajar imbal (interlooking) berdasar ritmik musik asal untuk menemu komposisi yang tepat ke dalam musik ‘baru’. Teknik kanon dipelajari untuk variasi motif ritmik yang kelak signifikan untuk memperkaya musik pengiring bedana anak.

 

Workshop yang diikuti tiga belas orang peserta ini dilakukan di sekitaran area Islamic Center Tubaba, terkadang dilakuakn sambil bergerak (moving) sehingga menjadi proses yang bisa dinikmati pengunjuang area Islamic Center, Tubaba. dipimpin oleh Lawe Samagaha workshop ini akan dilanjutkan ke dalam tiga pertemuan berikutnya sampai bulan November, di luar itu tim musik ini sedang berupaya membangun kelompok-kelompok baru sebagai pengiring bagai kelompok-klompok yang terlibat dalam Festival Tari Nenemo yang rencananya digelar pada bulan November nanti.

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *