Southeast Asian Arts Forum 2019

Share!

Southeast Asian Arts Forum 2019 telah dibuka kemarin di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) Singapore. Forum ini berlangsung selama dua hari (17-18 Juli 2019).
°
Hari ini, 17 Juli 2019, Hanafi membuka rangkaian forum ini dengan mengetengahkan isu tentang seni kolaborasi, Collaboration and Interdisciplinary Languages.
°
Dalam paparannya, Hanafi menjelaskan bahwa seni kolaborasi tidak lagi berurusan dengan persoalan seniman akademik dan seniman non-akademik. Lokakarya dan dialog antar seniman telah meruntuhkan batas-batas seperti itu. °
Selanjutnya, Hanafi menekankan bahwa ‘tak ada karya seni yang selesai’ dan itulah salah satu hal yang membuat kolaborasi senantiasa mungkin. “Ketidakselesaian dari suatu karya seni selalu menciptakan karya seni berikutnya.”
°
Hanafi menunjukkan tiga kerja kolaborasi teranyar. Kolaborasi dengan Goenawan Mohamad (Lukisan), kolaborasi dengan Ines Somelera (Teater), dan Hari Ghulur (Tari).
°
Presentasi tersebut kemudian ditutup dengan ‘episode singkat’ kolaborasi dengan salah satu penari dari Singapura, Azizi.
°
Terimakasih untuk Angelina Chairil dan NAFA, serta partisipan yang hadir di forum ini.

Error: Please insert a video url.
/ Hanafi

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *