Operasi oleh Cecil Mariani

Share!

Catatan Pameran “OPERASI” Oleh Cecil Mariani

Pameran adalah sebuah mesin yang beroperasi berlapis. Ia hasil operasi-operasi berbentuk operasi lain dari tatanan operasi (operating system) realitas sosialnya, fisik, logistik hingga operasi-operasi non-material dan imajiner. Ia beroperasi di atas program operasi sosial lain; keseharian, komunitas seni, pendidikan, tatanan masyarakat serta ragam sistem-sistem kepercayaan internal maupun kolektif sekaligus berpotensi mereka-ulang dan menginterupsi kembali sistem-sistem operasi bawaan di mana pameran atau kode-kode dan sinyal gagasan itu sendiri beroperasi.

 

Dalam tiap operasi ada rangkaian kerja, kinerja, aksi dan relasi aktif. Rangkaian kerja-kerja dengan langkah demi langkah dalam sebuah mekanika fungsi yang dibingkai tatanan. Ia mengonsumsi kerja-kerja menuju sesuatu yang fantasinya dikondisikan oleh keserta-mertaan operasi lain yang lebih besar dan masif. Operasi merupakan keserta-mertaan tahapan, proses kesinambungan, serta keterlaksanaan. Dalam tiap operasi ada perpindahan, perubahan situasi, runutan. Ia mensyaratkan tatanan yang memungkinkan itu semua.

 

Ada kemutlakan gerak atau pergeseran dalam operasi. Ada pengulangan yang inheren pula dalam sifat operasi. Hidup, berpikir, berkomunikasi, berekreasi, hingga mencipta dan berkarya mengandung ragam pengulangan operasi yang saling berdialog dan bekerja interaktif dengan variabel makna dan agen-agen keterpautannya.  Dalam operasi-operasi  yang otomatis berulang dan terlaksana, ada kemampuan mempercanggih proses-prosesnya, kapasitas menangkap, memperangkap dan juga memproduksi sinyal, umpan balik dan langkah-langkah prosesnya sendiri maupun bersama. Walau operasi merujuk fungsi ke suatu hasil adan tujuan, operasi tidak bicara soal hasil akhir atau tujuannya, ia adalah kesinambungan proses yang bisa terjabar dan ditelusur ulang.

 

Operasi Rizal Batubara: Retorika kuasa, Rouzel Waworuntu: Subyektifitas, Dzikra Afifah: teka-teki memori, Cadrilla Bareno: Kerja reproduktif berkarya, Ridwan Maulana: pangkas Identitas, David Bakti: Reka realitas atas tubuh juga Haiza P Chaerunnisa: Bias persepsi dan komunikasi,  adalah ragam operasi yang mengganjal dan mendorong jelajah 7 perupa kali ini. Ke tujuh operasi ini juga yang mereka tawarkan untuk bagikan dan kita inter-operasikan bersama-sama dalam mengalami pameran mereka.

 

Program-program operasi khas ini lahir dari pra-kondisi tatanan internal, kultural, sosial dan kebiasaan bawaan maupun yang termodifikasi aktif oleh permainan sadar aktif baik nalar mereka, maupun operasi nalar seni yang mereka asumsikan bersama. Rangkaian langkah kognitif yang beroperasi berulang baik dengan sendirinya maupun sambil disadari dan diamati. Fragmen rangkaian operasi-operasi yang menjadi landasan bangunan dari operasi inspirasi maupun intuisi ‘perupa’, bagaimana kita menyaksikan operasi seni itu sendiri di dalam platform berpikir mereka, dan operasi mereka atas kertas, operasi  keingintahuan atas operasi keseharian dan kerja seni—tak ketinggalan operasi kecemasan dan ketakutan sadar-tak sadar. Juga sebaliknya operasi hegemoni, operasi otoritas seni, operasi ruang-waktu, operasi galeri, operasi kertas, operasi material resin dan operasi literasi motorik atas resin atas tatanan operasi intuisi dan kerangka pengalaman dan sistem-sistem operasi yang kokoh membandel di dalam mereka.

 

Operasi seni di pameran juga merupakan operasi pertanyaan-pertanyaan. Pertanyaan perupa tentang operasi mereka sendiri, pertanyaan penyelenggara, dan pertanyaan kita; pemirsa. Operasi pertanyaan nalar tak bisa terhenti pada karya-karya hasil di ruang pameran. Walau akan selalu ada dorongan operasi penghentian. Namun penghentian atau pembekuan pun sesungguhnya mensyaratkan operasi gerak, peredaman, pengalihan, pembekuan seperti halnya dorongan hidup dan mati apa pun adalah penggerak operasi-operasi.

 

Tujuh perupa beserta ragam kolektivitas operasi bawaan identitas bisa ditelusuri ragam kekhasannya semenjak diskusi-diskusi informal, catatan proses  pra-operasi pameran. Operasi khas bawaan mereka sudah berlangsung semenjak kerja-kerja saling mengenal satu sama lain dan kerja berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam proses lokakarya bersama. Operasi mereka bisa diurai hingga bagaimana konsumsi dan rekreasi pun selalu beroperasi dalam seni—walau jarang dinyatakan atau tak pernah dianggap sebagai prestasi. Praktik pemilihan cemilan, film dan maupun kegiatan karaoke beroperasi dalam ranah sosial perupa. Tak kurang berpengaruh dari sebagaimana resin, kertas dan atau kolase beroperasi dalam imajinasi penciptaan karya dalam keterhubungan mereka. Semua aspek lintas operasi ini membentuk suatu kebenaran faktual di sebuah ruang dan waktu bernama pameran. Operasi-operasi sama barangkali yang senantiasa memproduksi dan mereproduksi kesenian. Operasi yang sama dengan variabel yang berbeda, dengan jelajah kemungkinan arah operasi-operasi yang berbeda pula. Yang beroperasi pada pameran; selama, sebelum dan sesudahnya seyogyanya berdaya mengubah secara berulang-ulang maupun mengulang-ulang anti-perubahan yang sama dalam produksi dan mereproduksi realitas.

 

Satu hal yang pasti semua operasi bekerja untuk memastikan gerak baik perubahan ataupun gerak pencegahan/menahan perubahan; selalu ada pergeseran situasi dari titik awal langkah aksi kerja pertama ke rangkaian demi rangkaian ke sejenis fantasi ‘akhir langkah’ suatu titik operasi ke kemungkinan operasi-operasi lain yang divergen. Ragam operasi apa yang hasrat pembekuan, operasi apa yang terus mengubah?

 

Di kesempatan operasi kali ini kita bisa mengoperasikan spekulasi kemungkinan-kemungkinan atas bagaimana galeri kertas dan para perupanya menciptakan operasi di suatu pameran hari ini yang akan kemudian beroperasi balik mengubah operasi keterhubungan nalar praktik bersama, sehingga ke kita mungkin akan segera menciptakan operasi-operasi kerja seni dengan arahan yang berbeda atau pembekuan yang sama dari operasi-operasi kita hari ini. (Cecil Mariani).

/ Catatan Pameran

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *