On Progress Program Studiohanafi 2018

Membuka lembaran baru 2018, di sela pertemuan keluarga besar Studiohanafi dalam rangka pembuatan  mural di Sanur (Bali), 9-12 Januari lalu, kami melaksanakan evaluasi program. Mulai dari menilai, mengukur, memperbincangkan, dan menyusun rencana-rencana program selanjutnya di tahun ini. Kilas Balik 2017 Sejak didirikan  pada tahun 1999,  Studiohanafi menaruh perhatian utama pada praktik kerja kesenian berbasis riset, […]

[Berita] Mencemeeh Badrul Mustafa Bermain Beruk Orang Mengena. Majalah Tempo, Januari 2018

“Di tengah pengucapan puisi-puisi sepanjang tahun ini yang bersitahan pada lirisisme, puisi-puisi Heru Joni Putra mengusung narativisme. Sementara puisi-puisi lirik saat ini mencoba mengolah kembali warisan permainan bunyi, puisi-puisi naratif Heru Joni Putra bergerak lincah, keluar-masuk, antara berlagu dan berkisah.” Heru Joni Putra sebagai Tokoh Seni Pilihan Tempo 2017 dengan karyanya Badrul Mustafa Badrul Mustafa […]

Kaledioskop Studiohanafi 2017

Selama tahun 2017, Studio Hanafi telah menyelenggarakan 33 Program, baik berupa program tunggal Studiohanafi maupun berupa program kolaborasi bersama institusi, komunitas, ataupun lembaga lain. Beberapa program masih terus berjalan, bersisian dengan kerja riset. Dalam sebuah kerja kebudayaan, memang, menjaga keberlangsungan program bukanlah kerja yang gampang. Apalagi bila suatu program kebudayaan melibatkan masyarakat banyak untuk mencapai […]

[Berita foto] Melestarikan Seni Tradisi

Kompas (22/12). Peter Szilagyi dari Hungaria berlatih gamelan bersama Sanggar karawitan “Ngudilaras” pimpinan pak Katiran di Kampung Mulya Kencana. Menuju pertunjukan malam terakhir Festival Tubaba “Menuju Kota Multikultural, 100 Tahun Harapan”. Mari hadir malam ini di Sesat Agung, kawasan Islamic Center-Tubaba, menyaksikan pertunjukan Ngudilaras kolaborasi Péter Szilágyi juga pertunjukan Lampung Rakata Jazz Club.

[Berita] Lampung daerah multikultural. Festival seni budaya untuk peringati 100 tahun transmigrasi. Kompas, 21 Desember 2017

Pembukaan Festival Tubaba 2017 “Menuju kota multikultural, 100 tahun harapan” (20/12) di koran Kompas oleh Vina Oktaviani. Pembukaan festival dimulai dengan pameran seni rupa bertajuk “Teroka” menampilkan Karya 9 perupa asal Tubaba. “Tubaba diharapkan menjadi contoh daerah multikultur yang masyarakatnya hidup harmonis. Kami menggagas ide kota multikultur di kawasan transmigrasi” tutur Umar Ahmad SP, Bupati […]

Press Release] Festival Tubaba- MENUJU KOTA MULTIKULTURAL 100 Tahun Transmigrasi- Merayakan Keberagaman

Pers Release FESTIVAL TUBABA MENUJU KOTA MULTIKULTURAL 100 Tahun Transmigrasi- Merayakan Keberagaman 20-22 Desember 2017 di Tugu Rato & Sesat Agung, Tulang Bawang Barat (Tubaba)- Lampung Tulang Bawang Barat (Tubaba) perlahan namun pasti berada di tengah-tengah perbincangan mengenai perkembangan daerah pemekaran. Selama ini, pembangunan manusia lewat kesenian dan kebudayaan telah menjadi salah satu konsep perkembangan […]

[Liputan] Koran Kompas, Sabtu (9/12) oleh Nawa Tunggal dalam proses kreatif 37 peserta Workshop Karya 3 Dimensi ” Ingatan di Ruang Publik”

“Kita miskin penanda di ruang publik. Penanda sebagai ingatan kolektif yang menberi kekhasan, memberi kenangan, serta mampu memecah kejenuhan di dalam rutinitas” Hanafi. Ulasan satu halaman koran Kompas, Sabtu (9/12) oleh Nawa Tunggal dalam proses kreatif 37 peserta Workshop Karya 3 Dimensi ” Ingatan di Ruang Publik” kerjasama Studiohanafi & Direktorat Kesenian Kemdikbud. Semangat 37 […]

[Liputan] Jakarta Biennale 2017 di Koran Kompas Minggu, 26 November 2017.

Emosi, dorongan, keusilan dan segala tingkah pengunjung dalam merespon karya Hanafi akan menyempurnakan karya itu sendiri. Menikmati berarti mengalami. “Saya hanya menyediakan 50 persen. Sisanya tergantung pengunjung mau diapain. Keagungan Seni menjadi jarak. Saya ingin tidak ada jarak”  Ulasan Jakarta Biennale 2017 di Koran Kompas Minggu, 26 November 2017.